Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Pada 17 Maret 1900 di Batavia, 20 tokoh terkemuka mendirikan Tiong Hoa Hwee Koan (THHK). Anggaran dasar organisasi ini secara eksplisit menegaskan tujuannya: memajukan adat istiadat yang selaras dengan ajaran Nabi Kongzi dan membuang takhayul yang membebani masyarakat. Pada 1901, THHK mendirikan sekolah modern pertama 'Tiong Hoa Hak Tong' yang terbuka bagi laki-laki dan perempuan, mendahului Budi Utomo (1908).
Gerakan sekolah THHK menyebar masif ke ratusan kota di seluruh Nusantara dan memicu pemerintah kolonial Belanda mendirikan sekolah HCS.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Fajar pergerakan kebangkitan modern di Indonesia: Konfusianisme dijadikan motor pembebasan dari kebodohan dan pembaruan martabat martir sosial.