Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Pada tahun 1897, Lie Kim Hok menerbitkan mahakaryanya berjudul: 'Hikajat Khonghoetjoe: Ditjeritaken Dari Tjatetan-Tjatetan Kuno' di Batavia. Buku ini merupakan biografi lengkap pertama Nabi Kongzi yang ditulis dalam bahasa Melayu Pasar (lingua franca Nusantara saat itu). Karya ini membangkitkan kesadaran luas masyarakat Hindia Belanda akan kedalaman moralitas Khonghucu dan menginspirasi lahirnya gerakan kebangkitan pendidikan modern.
Buku ini dicetak ulang berkali-kali dan dibaca luas oleh berbagai kalangan terpelajar lintas etnis di Hindia Belanda.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Kelahiran sastra Konfusianisme vernakular di Indonesia, mentransformasikan ajaran klasik dari aksara Tionghoa kuno ke dalam bahasa persatuan Nusantara.