Kontak Barat & Era Modern Global Falsafah & Matematika Universal 1697 M 📍 Hannover (Jerman) & Beijing

Gottfried Wilhelm Leibniz Menemukan Relevansi Biner I Ching (1697 M)

Filsuf dan matematikawan Jerman Leibniz menghubungkan sistem angka biner temuannya (dasar komputer modern) dengan pola heksagram Kitab Perubahan (I Ching).

Gottfried Wilhelm Leibniz Menemukan Relevansi Biner I Ching (1697 M)
Gottfried Wilhelm Leibniz: Filsuf Penemu Sistem Biner yang Terpesona oleh Diagram Heksagram I Ching
“

易有太极,是生两仪,两仪生四象,四象生八卦。 (Yi you Taiji, shi sheng Liangyi, Liangyi sheng Sixiang, Sixiang sheng Bagua)

— Kitab Yijing (易经) · Xici Shang

Latar Belakang & Kronologi Sejarah

Melalui korespondensi dengan pastor Yesuit Joachim Bouvet di Beijing, Leibniz menerima diagram 64 heksagram susunan Shao Yong. Leibniz menyadari dengan takjub bahwa garis terputus (Yin / 0) dan garis utuh (Yang / 1) mencerminkan aritmatika biner temuannya. Ia menerbitkan 'Novissima Sinica' (Berita Terkini dari Tiongkok) dan memuji kearifan purba Konfusianisme.

Pada 1703, Leibniz menerbitkan makalah ilmiah tentang aritmatika biner di Akademi Ilmu Pengetahuan Paris dengan merujuk langsung heksagram I Ching.

Signifikansi Spiritual & Dampak Global

Bukti sinergi paling mencengangkan dalam sejarah ilmu pengetahuan: bagaimana metafisika klasik Tiongkok beririsan langsung dengan fondasi revolusi komputasi digital modern.