Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Melalui korespondensi dengan pastor Yesuit Joachim Bouvet di Beijing, Leibniz menerima diagram 64 heksagram susunan Shao Yong. Leibniz menyadari dengan takjub bahwa garis terputus (Yin / 0) dan garis utuh (Yang / 1) mencerminkan aritmatika biner temuannya. Ia menerbitkan 'Novissima Sinica' (Berita Terkini dari Tiongkok) dan memuji kearifan purba Konfusianisme.
Pada 1703, Leibniz menerbitkan makalah ilmiah tentang aritmatika biner di Akademi Ilmu Pengetahuan Paris dengan merujuk langsung heksagram I Ching.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Bukti sinergi paling mencengangkan dalam sejarah ilmu pengetahuan: bagaimana metafisika klasik Tiongkok beririsan langsung dengan fondasi revolusi komputasi digital modern.