Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Sejak pelayaran muhibah Laksamana Zheng He dan gelombang migrasi pesisir Fujian dan Guangdong, komunitas Tionghoa menetap di kota-kota pelabuhan seperti Tuban, Gresik, Lasem, Cirebon, dan Banten. Mereka membawa altar leluhur, memuliakan Nabi Kongzi, dan menjunjung nilai bakti kepada orang tua (Xiao) serta persaudaraan tulus. Prinsip 'Di empat penjuru lautan, semua manusia adalah saudara' melebur indah dengan semangat gotong-royong masyarakat Nusantara.
Buku catatan Ma Huan (Yingya Shenglan, 1451) mencatat komunitas pedagang terdidik yang menjunjung adat sopan santun dan tata krama Konfusian di pesisir Jawa.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Fondasi sejarah awal berakarnya ajaran kebajikan Khonghucu di bumi Nusantara melalui perjumpaan damai, perdagangan berkeadilan, dan pembauran kultural.