Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Pada November 1966, kelompok Garda Merah menyerbu Qufu di bawah kampanye 'Hancurkan Empat Hal Kuno'. Banyak prasasti, patung, dan buku klasik dirusak. Namun, Perdana Menteri Zhou Enlai segera mengeluarkan perintah militer darurat untuk menutup dan melindungi kompleks Kuil Kongzi, Kediaman Keluarga Kong, dan Hutan Makam Kongzi, sehingga sebagian besar pusaka inti terselamatkan dari kehancuran total.
Setelah badai politik mereda, pemerintah memulihkan seluruh bangunan dan menyadari bahwa ajaran Konfusianisme adalah akar identitas moral bangsa yang tidak mungkin dihapus.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Ujian terberat dalam sejarah modern yang membuktikan kebenaran sabda Nabi Kongzi: 'Hanya di musim dingin yang membeku, kita tahu cemara dan sanobar tetap hijau tak pernah layu'.