Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Dipicu kemarahan atas Perjanjian Versailles yang menyerahkan Shandong kepada Jepang, ribuan mahasiswa turun ke jalan. Para intelektual Gerakan Kebudayaan Baru (Chen Duxiu, Hu Shi, Lu Xun) melancarkan kritik sengit terhadap feodalisme despotik yang kerap berlindung di balik nama Kongzi. Namun di saat yang sama, kritik pedas ini justru membersihkan ajaran murni Nabi Kongzi dari distorsi kekuasaan politik dinasti.
Peristiwa ini melahirkan perdebatan besar antara pembela nilai moral tradisional (seperti Liang Shuming) dan pendukung westernisasi total.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Titik balik modernitas yang menuntut Konfusianisme membuktikan relevansinya di hadapan demokrasi dan sains, menjadi pemantik utama lahirnya Mazhab Konfusianisme Baru (New Confucianism).