Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Menghadapi ancaman imperialisme Barat dan kekalahan dari Jepang, sarjana besar Kang Youwei menulis 'Kongzi Gaizhi Kao' (Kajian Kongzi sebagai Pelopor Pembaruan Sistem). Bersama muridnya Liang Qichao dan didukung Kaisar Guangxu, ia mencanangkan Reformasi Seratus Hari: modernisasi pendidikan, ekonomi, hukum, dan mendesak penetapan Konfusianisme sebagai agama resmi negara (Kong Jiao) dengan perlindungan kebebasan beragama.
Gerakan ini dipadamkan secara tragis oleh kudeta Ibu Suri Cixi; enam martir reformasi (termasuk Tan Sitong) dieksekusi mati di Caishikou.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Momentum lahirnya kesadaran modern bahwa ajaran Nabi Kongzi sesungguhnya adalah roh pembaruan berkelanjutan dan kemajuan peradaban, bukan konservatisme statis.