Penyebaran di Asia Timur (Korea, Jepang, Vietnam) Peristiwa Sejarah & Politik 1392 M ๐Ÿ“ Korea (Ibukota Hanyang / Seoul)

Dinasti Joseon Menetapkan Neo-Konfusianisme sebagai Ideologi Negara (1392 M)

Berdirinya Dinasti Joseon oleh Raja Taejo (Yi Seong-gye) dan cendekiawan Jeong Do-jeon, menjadikan Neo-Konfusianisme Mazhab Zhu Xi sebagai konstitusi mutlak kerajaan.

Dinasti Joseon Menetapkan Neo-Konfusianisme sebagai Ideologi Negara (1392 M)
Istana Gyeongbokgung: Simbol Kejayaan Tata Negara Dinasti Joseon Berlandaskan Khonghucu
โ€œ

โ€”

Latar Belakang & Kronologi Sejarah

Menggantikan Dinasti Goryeo yang dilanda korupsi monastik, para cendekiawan reformis (Sadaebu) di bawah pimpinan Jeong Do-jeon merancang cetak biru sebuah negara Konfusian murni. Mereka menetapkan kebijakan 'Sungyu Eokbul' (Memuliakan Konfusianisme, membatasi biara) dan merancang ibukota baru Hanyang (kini Seoul) berdasarkan tata arsitektur kesusilaan Li.

Pintu gerbang ibukota dan istana diberi nama berdasarkan kebajikan pokok: Heunginjimun (Gerbang Kebajikan Ren) dan Sungnyemun (Gerbang Kesusilaan Li).

Signifikansi Spiritual & Dampak Global

Terwujudnya negara Konfusian paling ortodoks, berdedikasi, dan bertahan lama (518 tahun) dalam sejarah peradaban dunia.