Penyebaran di Asia Timur (Korea, Jepang, Vietnam) Penyebaran Global 372 M ๐Ÿ“ Semenanjung Korea (Goguryeo, Baekje, Silla)

Masuknya Ajaran Konfusianisme ke Tiga Kerajaan Korea (372 M)

Raja Sosurim dari Goguryeo mendirikan universitas nasional Taehak; ajaran Kongzi menyebar ke Baekje dan Silla membentuk tatanan etika peradaban Korea.

Masuknya Ajaran Konfusianisme ke Tiga Kerajaan Korea (372 M)
Kastil dan Budaya Tiga Kerajaan Kuno Korea yang Menyerap Falsafah Konfusianisme
โ€œ

โ€”

Latar Belakang & Kronologi Sejarah

Pada tahun ke-2 masa pemerintahannya (372 M), Raja Sosurim dari Kerajaan Goguryeo secara resmi mendirikan Akademi Nasional Taehak untuk mengajarkan teks suci Konfusianisme kepada putra-putri bangsawan. Tak lama berselang, Kerajaan Baekje menunjuk Sarjana Lima Kitab (Ogyeong Baksa), sementara Silla mengembangkan kode etik Hwarang yang berakar pada bakti dan kesetiaan.

Inilah fondasi transmisi budaya agung yang kelak menjadikan Semenanjung Korea sebagai salah satu benteng tradisi Khonghucu paling murni dan kokoh di dunia.

Signifikansi Spiritual & Dampak Global

Awal internasionalisasi Konfusianisme di luar Tiongkok daratan, menyatukan etika Semenanjung Korea dengan nilai-nilai moral universal.