Dinasti Tang, Song, Ming, dan Qing Ajaran Moral & Falsafah 1070 M ๐Ÿ“ Pegunungan Lushan (Jiangxi)

Zhou Dunyi Merumuskan Diagram Asal Semesta (Taijitu Shuo) (1070 M)

Bapak pendiri Neo-Konfusianisme: Zhou Dunyi merumuskan metafisika diagram Taiji yang menyatukan kosmologi semesta dengan kesucian moral manusia (Ren Ji).

Zhou Dunyi Merumuskan Diagram Asal Semesta (Taijitu Shuo) (1070 M)
Penjelasan Diagram Taiji: Integrasi Kosmologi Agung dengan Kemurnian Akhlak
โ€œ

โ€”

Latar Belakang & Kronologi Sejarah

Di lembah Pegunungan Lushan, Master Zhou Dunyi (Lianxi) menyusun risalah singkat namun mahapenting: Taijitu Shuo (Penjelasan Diagram Asal-Mula Semesta). Beliau menguraikan bagaimana dari Wu Ji (Yang Tiada Berbatas) melahirkan Tai Ji (Kutub Keagungan Agung), berputar menghasilkan Yin dan Yang serta Lima Unsur (Wu Xing), hingga melahirkan manusia.

Beliau menegaskan sabda kuncinya: 'Orang suci menyelaraskan diri dengan kejujuran, keadilan, cinta kasih, dan kebenaran, serta mengutamakan ketenteraman batin (Zhu Jing), guna menegakkan puncak harkat kemanusiaan (Ren Ji)'.

Signifikansi Spiritual & Dampak Global

Meletakkan fondasi kosmologi metafisika rasional yang menjadi batu pijakan utama seluruh sistem filsafat Neo-Konfusianisme.