Dinasti Qin dan Han Ajaran Moral & Falsafah 79 M ๐Ÿ“ Ibukota Han Timur (Luoyang)

Konferensi Paviliun Harimau Putih (Baihu Tongyi) (79 M)

Sidang akbar kekaisaran di Luoyang yang dipimpin langsung oleh Kaisar Han Zhang Di untuk menyatukan tafsir kanonikal kitab suci Khonghucu.

Konferensi Paviliun Harimau Putih (Baihu Tongyi) (79 M)
Sidang Akbar Paviliun Harimau Putih Memperkokoh Tatanan Etika dan Hukum
โ€œ

โ€”

Latar Belakang & Kronologi Sejarah

Kaisar Han Zhang Di mengumpulkan seluruh cendekiawan terkemuka imperium di Paviliun Harimau Putih (Baihu Guan) di istana Luoyang. Selama berbulan-bulan, mereka memperdebatkan dan menyelaraskan penafsiran Kitab Suci Wu Jing untuk dijadikan pedoman hukum dan tatanan sosial resmi.

Cendekiawan Ban Gu mengedit kesimpulan persidangan ini ke dalam risalah monumental Baihu Tongyi (Musyawarah Paviliun Harimau Putih). Risalah ini membakukan konsep Tiga Ikatan Pokok (San Gang) dan Lima Kebajikan Abadi (Wu Chang).

Signifikansi Spiritual & Dampak Global

Konsolidasi teologis dan yuridis yang mengukuhkan ajaran Khonghucu sebagai perekat tatanan sosial kekaisaran.