Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Dalam perebutan tahta berdarah di Negeri Wei antara Kong Kui dan Kuai Kui, Zi Lu yang mengabdi pada klan Kong Kui menolak melarikan diri menyelamatkan diri sendiri. Ia menerobos kepungan musuh untuk membela tuannya.
Terserang senjata musuh hingga tali topinya terputus, Zi Lu berkata dengan gagah: 'Seorang Junzi bila mati, topinya tidak boleh lepas!' Ia mengikatkan kembali tali topinya lalu menghembuskan nafas terakhir.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Monumen kepahlawanan dan loyalitas tanpa batas: martabat dan kesusilaan (Li) dijaga melampaui rasa takut akan maut.