Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Di bawah naungan rimbun pohon aprikot di Qufu, Kongzi mendirikan panggung pengajaran terbuka yang disebut 'Xing Tan' (Altar Aprikot). Di tempat inilah beliau memetik guqin, melatih upacara Li, dan mendiskusikan bait-bait Kitab Sajak (Shi Jing) bersama para murid.
Kisah ini diabadikan dalam karya klasik kuno dan kemudian diwujudkan dalam paviliun megah di pelataran Kuil Kongzi di Qufu.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Menjadi lambang suci profesi guru, tempat perjumpaan estetika seni musik dengan pembinaan budi pekerti luhur.