Latar Belakang & Kronologi Sejarah
Melihat reformasi Kongzi membuat Lu semakin makmur dan kuat, Negeri Qi merasa terancam. Qi mengirimkan 80 wanita penari cantik berpakaian sutra dan 120 ekor kuda gagah sebagai hadiah muslihat. Adipati Lu dan bangsawan Ji Huanzi terpikat, hingga mengabaikan sidang pemerintahan selama berhari-hari.
Melihat upacara kurban diabaikan dan daging kurban tidak lagi dibagikan kepada para pejabat sesuai norma kesusilaan (Li), Kongzi menyadari panggilan nuraninya untuk tidak berkompromi.
Signifikansi Spiritual & Dampak Global
Kritik abadi terhadap bahaya hedonisme dan suap hiburan yang meruntuhkan integritas para pemimpin negara.